You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembukaan Kejuaraan Sepatu Roda Jakarta Open Internasional 2025
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Pramono Buka Kejuaraan Sepatu Roda Jakarta Open Internasional 2025

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung membuka Kejuaraan Sepatu Roda Jakarta Open Internasional 2025 di Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (14/11).

"Kami terus mendorong diri sebagai kota sport tourism,"

Kejuaraan ini diikuti 1.300 peserta dan turut menghadirkan sejumlah peserta dari negara sahabat.Menurutnya, penyelenggaraan Jakarta Open Internasional ini menjadi bukti bahwa Jakarta  terus mendorong diri sebagai kota sport tourism.

"Ini menjadi bukti bahwa kami terus mendorong diri sebagai kota sport tourism," tegasnya.

Peringatan Hari Diabetes Sedunia di Jakut Diikuti 250 Peserta

Pramono berharap, kejuaraan ini mampu melahirkan atlet-atlet sepatu roda berprestasi. Ia menegaskan bahwa selama ini cabang sepatu roda merupakan penyumbang medali terbanyak di PON.

"Saya berharap atlit-atlit Jakarta tetap berjuang untuk bisa memberikan kontribusi bagi Jakarta maupun bagi Indonesia," imbuhnya.

Lebih lanjut, Pramono menekankan bahwa sepatu roda bukan sekadar adu kecepatan, tetapi olahraga yang menuntut disiplin, keberanian, ketekunan dan kebersamaan dalam menjunjung sportivitas.

"Secara khusus saya juga ingin memberikan apresiasi kepada Dinas Pemuda dan Olahraga yang telah menyelenggarakan acara ini dengan baik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye8556 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1297 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1202 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1129 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye945 personBudhi Firmansyah Surapati